f

Gempa bumi Yogyakarta 21 Desember 2010

Setelah bulan lalu terjadi gempa bumi, lagi-lagi peristiwa ini  terjadi di kota Jogja/Yogyakarta. Peristiwa ini sangat dirasakan di kawasan Bantul bagian tenggara. Dibandingkan dengan gempa bumi 09 November 2010 gempa bumi kali ini lebih terasa dengan goyangan yang lembut (hentakannya) tetapi amplitudonya lebih besar sehingga lebih terasa.





Menurut seorang penyiar RRI Pro 1 Yogya  dalam siarannya  mengatakan bahwa getaran gempa juga dirasakan cukup kencang.  Banyak warga yang berada di dalam rumah langsung berlarian keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Gempa kali ini ternyata dapat dirasakan hingga di kota Surabaya, Jawa Timur.  Terutama dirasakan karyawan yang bekerja di perkantoran gedung berlantai tinggi.Seperti yang dirasakan Deasy, salah satu karyawan D-Net. Dia dan teman-temannya mengaku merasakan getaran yang cukup kuat pukul 11.03 WIB, Selasa (21/12/2010). Kuatnya getaran itu hingga membuat air teh di dalam gelas ikut bergoyang.

"Terasa 2 menit lamanya getaran," kata Deasy kepada detiksurabaya.com yang saat kejadian berada di kantornya lantai 6 Jalan Basuki Rahmat Surabaya. Klik sumbernya di sini.

Di sebelah barat gempa ini dirasakan juga oleh masyarakat Kabupaten Kebumen. Gempa yang terjadi Selasa (20/12) sekitar pukul 10.59 WIB itu sempat membuat panik sebagian warga. Bahkan para peserta lokakarya Kajian Modul Managemen Berbasis Sekolah (MBS) di Hotel Candisari Karanganyar Kebumen berhamburan ke luar ruangan.

Kepala Seksi Humas Dinas Inforkomtel, Kinanto SIP mengatakan, di kompleks Pemkab Kebumen banyak PNS yang ke luar ruangan. Getaran paling dirasakan mereka yang berada di gedung bertingkat. Sumber : Suaramerdeka.com

Adapun data-data sementara gempa bumi Yogyakarta 21 Desember 2010 :

  • Waktu gempa bumi : pukul 10.59.36
  • Skala                       : 5,8 SR (Skala Richter)
  • Pusat gempa           : 9,08 Lintang Selatan  111,19 Bujur Timur
  • Kedalaman              : 16 Km di bawah permukaan laut
  • Lokasi                      :Tenggara Kota Wonosari
 

Data ini berasal dari siaran Radio Pro 1 Yogyakarta/jogja kurang lebih pukul 11.33 WIB. Dalam siaran tersebut RRI mewancarai kepala BPPTK Subandrio. Dikatakan gempa ini tidak ada hubungannya dengan aktivitas gunung Merapi  yang beberapa waktu yang lalu banyak meimbulkan korban jiwa.

Belum ada laporan terjadinya kerusakan maupun korban jiwa. Semoga hal ini tidak terjadi.

Terkait :